Jakarta, CNBC Indonesia – Pasar sepeda motor memiliki potensi yang menjanjikan di Indonesia. Hal ini didukung oleh pertumbuhan ekonomi yang masih positif dan juga tingginya jumlah penduduk di Indonesia. Sehingga tidak heran jika Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) melaporkan penjualan sepeda motor capai 6,23 juta di 2023. Hal ini juga beriringan dengan meningkatnya jumlah penduduk dan tingginya tingkat aktivitasi mobiliasi di berbagai kota.

Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) melaporkan penjualan sepeda motor pada Maret 2024 naik 4% dibanding Februari, dengan angka penjualan sebesar 583.747 unit. Diiringi dengan laporan Gaikindo pada Maret 2024, penjualan mobil dari pabrik ke dealer (wholesales) di pasar domestik mencapai 74.724 unit. Angka ini naik sekitar 5,7% dibanding bulan sebelumnya yang membukukan penjualan 70.698 unit. Hal ini beririsan dengan semakin berkembangnya transportasi online roda 2 dan roda 4, baik untuk penumpang maupun untuk pengiriman barang ataupun makanan.

Kondisi ini tentunya tidak saja menguntungkan agen tunggal pemegang merek, tapi juga pada industri-industri pendukungnya, seperti komponen kendaraan. Salah satunya PT Cipta Perdana Lancar Tbk (PART)

Perusahaan ini didirikan pada tahun 2009. Awalnya Perseroan berfokus pada manufaktur sparepart otomotif. Lalu Perseroan memperluas jangkauan bisnis dengan memproduksi part elektronik dan sanitasi.




Cipta Perdana LancarFoto: dok Cipta Perdana Lancar

Dalam menjalankan bisnisnya, PART selalu menekankan pentingnya kualitas produk, penetapan harga yang tepat, dan kepatuhan pada jadwal pengiriman. Alhasil, PART berhasil menorehkan sejumlah pencapaian seperti sertifikasi ISO 9001:2015 pada tahun 2011 sampai saat ini.

Selain itu, PART juga meraih sejumlah sertifikat penghargaan dari berbagai lembaga yang memiliki kredibilitas. Di antaranya adalah piagam penghargaan dari Panasonic, piagam penghargaan masa kerja sama dari TOTO, hingga piagam penghargaan dari Kementerian Perindustrian.

Prospek usaha PART pun diyakini bakal cerah pada masa mendatang. Sebab, industri otomotif sudah mulai pulih dengan pertumbuhan sebesar 21,73% dari tahun 2021-2023. “Kami juga selalu aktif mengikuti event yang diadakan baik dari Yayasan Dharma Bhakti Astra ( YDBA ), Perkumpulan Industri Kecil dan Menengah Komponen Otomotif (PIKKO), maupun dari Kementerian Perindustrian,” ujar Direktur Utama Cipta Perdana lancar, Hamim di Jakarta, Senin, (29/4/2024).

Selain itu, kata Hamim, PART juga akan membangun gedung baru di lahan yang masih tersisa dengan luas kurang lebih 8.000 meter persegi (m2), membuka pasar baru untuk part roda empat, baik mobil penumpang atau mobil niaga.

Sebagaimana diketahui, PART memiliki sejumlah keunggulan kompetitif. Misalnya, harga jual produk yang kompetitif namun tetap berstandar tinggi dan aset produksi perusahaan yang canggih membuat hasil produksi berkualitas. PART juga memiliki jaringan yang kuat kepada pelanggan dan supplier serta memiliki prinsip quality, check, and delivery untuk menjamin kepuasan pelanggan.

PART juga memiliki pengalaman lebih dari 15 tahun dan telah terbukti mampu melewati berbagai perubahan iklim usaha, termasuk krisis Covid-19. Bukan cuma itu, PART sebagai perusahaan manufaktur secara natural bersifat asset based, sehingga perusahaan ini memiliki nilai tambah dari aset selain dari bisnis, berbeda dengan jasa yang mudah diduplikasi.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Ekonomi RI 2024 Bisa Di Bawah 5%, Bikin Pengusaha Cemas?


(dpu/dpu)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *